Lain

Sejarah Tari Gambyong Jawa Tengah

2013-08-23T17:55:43+07:00

Sejarah Tari Gambyong Jawa Tengah Sejarah Tari Gambyong Jawa Tengah Sejarah Tari Gambyong Jawa Tengah – Tari gambyong merupakan salah satu bentuk tari tradisional Jawa. Tari gambyong ini merupakan hasil perpaduan tari rakyat dengan tari keraton. ‘Gambyong’ semula merupakan nama seorang waranggana – wanita terpilih atau wanita penghibur – yang pandai membawakan tarian yang sangat indah dan lincah. Nama lengkap waranggana tersebut adalah Mas Ajeng Gambyong. Awal mulanya, tari gambyong sebagai bagian dari tari tayub atau tari taledhek. Istilah taledhek tersebut juga digunakan untuk menyebut penari tayub, penari taledhek, dan penari gambyong. Sejarah Tari Gambyong Jawa Tengah juga dapat diartikan sebagai tarian [...]

Sejarah Tari Gambyong Jawa Tengah2013-08-23T17:55:43+07:00

Jaranan, Kesenian Jawa yang Tak Lekang oleh Zaman

2013-08-23T12:51:12+07:00

Jaranan, Kesenian Jawa yang Tak Lekang oleh Zaman   Ilustrasi tarian kuda lumping (Foto: Koran SI) JOMBANG- Sejumlah pemain seni tradisional jaranan mengikuti iringan alat musik gamelan. Tak berapa lama, mereka jatuh menggelepar sambil tetap mengapit kuda lumping di antara kaki. Pelan-pelan mereka bangkit. Mata mereka merah sambil sesekali mendelik hingga hanya terlihat putihnya saja. Musik gamelan yang semula mengalun pelan, kini menjadi rancak, bersamaan dengan para penari jaranan yang kehilangan kesadarannya. Mereka menari sambil berputar-putar tak beraturan. Mendadak, mereka menyerang para penonton yang berdiri melingkar menyaksikan pertunjukan acara bersih desa di halaman kantor Kepala Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, [...]

Jaranan, Kesenian Jawa yang Tak Lekang oleh Zaman2013-08-23T12:51:12+07:00

Sekaten

2013-08-23T12:21:41+07:00

  Sekaten adalah festival rakyat tahunan yang diadakan pada tiap tanggal lima pada bulan Jawa Mulud  yakni bulan yang ketiga, sesuai dengan sistem kalender Jawa. Festival Sekaten Solo didedikasikan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Festival ini dimulai ketika dua gamelan Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari mulai dikumandangkan untuk gending ( komposisi musik Jawa) Rambu dan Rangkur. Berdasarkan sejarah, gending ini diciptakan oleh Wali Sanga di abad ke-15 untuk menarik orang-orang dalam penyebaran Islam. Untuk menarik perhatian orang, gamelan yang dibuat ulang dengan ukuran lebih besara agar suara berkumandang lebih keras agar menjangkau  orang-orang lebih jauh. Sekaten berasal dari [...]

Sekaten2013-08-23T12:21:41+07:00

KEBUDAYAAN DAN KESENIAN JAWA TIMUR

2013-08-23T12:07:41+07:00

KEBUDAYAAN DAN KESENIAN JAWA TIMUR   1) Jaman Peralihan Pada seni bangunannya sudah meperlihatkan tanda – tanda gaya seni jawa timur seperti tampak pada Candi Belahan yaitu pada perubahan kaki candi yang bertingkat dan atapnya yang makin tinggi. Kemudian pada seni patungnya dudah tidak lagi memperlihatkan tradisi India, tetapi sudah diterapkan proposisi Indonesia seperti pada patung Airlangga 2) Jaman Singasari Pada seni bangunannya sudah benar – benar meperlihatkan gaya seni Jawa Timur baik pada struktur candi maupun pada hiasannya, contohnya: candi singosari, candi kidal, dan candi jago. Seni patungnya bergaya Klasisistis yang bertolak dari gaya seni Jawa Tengah, hanya seni patung [...]

KEBUDAYAAN DAN KESENIAN JAWA TIMUR2013-08-23T12:07:41+07:00

REOG PONOROGO

2013-08-23T12:01:44+07:00

Legenda REOG PONOROGO dan WAROK Pertunjukan Reog Ponorogo © 2005 arie saksono Salah satu ciri khas seni budaya Kabupaten Ponorogo Jawa Timur adalah kesenian Reog Ponorogo. Reog, sering diidentikkan dengan dunia hitam, preman atau jagoan serta tak lepas pula dari dunia mistis dan kekuatan supranatural. Reog mempertontonkan keperkasaan pembarong dalam mengangkat dadak merak seberat sekitar 50 kilogram dengan kekuatan gigitan gigi sepanjang pertunjukan berlangsung. Instrumen pengiringnya, kempul, ketuk, kenong, genggam, ketipung, angklung dan terutama salompret, menyuarakan nada slendro dan pelog yang memunculkan atmosfir mistis, unik, eksotis serta membangkitkan semangat. Satu group Reog biasanya terdiri dari seorang Warok Tua, sejumlah warok muda, pembarong [...]

REOG PONOROGO2013-08-23T12:01:44+07:00

TARI LANGEN ASMARA

2013-08-23T11:56:26+07:00

 Tari Langen Asmara adalah tari tradisi gaya Surakarta. Tari ini dapat ditijau dari beberapa segi yang dapat diamati misalnya dari segi estetis atau segi historisnya ( sejarah) dan lain-lain. Penulisan penelitian ini lebih memfokuskan pada tari Langen Asmara yang ditinjau dari segi koreografinya. Dalam melakukan pembahasan koreografi yang dikemukakan oleh Soedarsono. Kemudian dalam melakukan penelitian menggunakan metode deskriptif analisisi dengan cara pengumpulan data, sirvey, observasi, wawancara dan studi pustaka. Metode digunakan sebagai cara dalam melakukan penelitian sedangkan konsep dan teori dipakai sebagai pisau analisa dan menganalisa koreogafi tari Langen Asmara. Tari Langen Asmara oleh Sunarno Purwoleleono pada tahun 1993.Tari ini disusun [...]

TARI LANGEN ASMARA2013-08-23T11:56:26+07:00

Aura Magis Tari Jathilan

2013-08-23T11:45:04+07:00

Cara penyampaian pesan memang bisa lewat media apa saja. Termasuk tari. Lewat menari, sebagian besar penduduk Indonesia percaya pesan yang tersimak dibaliknya bisa lebih mudah ditangkap. Semisal Jathilan. Tari yang di beberapa daerah juga disebut sebagai Jaran Kepang atau Kuda Lumping ini menggambarkan tentang agresivitas dan kegagahan seorang pejuang saat berlaga di medan perang. Prajurit tersebut terlihat sangat berwibawa saat menunggang kuda perang. Nama Jathilan sendiri berasal dari bahasa Jawa, “jan” yang berarti amat dan “til-lan” yang berarti banyak gerak. Tak heran jika saat membawakan tarian ini, sang penari yang beraksi sambil mengepit kuda yang terbuat dari anyaman bambu akan menari  [...]

Aura Magis Tari Jathilan2013-08-23T11:45:04+07:00

pakubuwono x

2013-08-23T11:18:51+07:00

Kisah Kelahiran Nama lahirnya (asma timur) adalah Raden Mas Malikul Kusno, putra Pakubuwana IX yang lahir dari permaisuri Raden Ayu Kustiyah, pada tanggal 29 November 1866. Konon, kisah kelahirannya menjadi cermin ketidakharmonisan hubungan antara ayahnya dengan pujangga Ranggawarsita. Dikisahkan, pada saat Ayu Kustiyah baru mengandung, Pakubuwana IX bertanya apakah anaknya kelak lahir laki-laki atau perempuan. Ranggawarsita menjawab kelak akan lahir hayu. Pakubuwana IX kecewa mengira anaknya akan lahir cantik alias perempuan. Padahal ia berharap mendapat bisa putra mahkota dari Ayu Kustiyah. Selama berbulan-bulan Pakubuwana IX menjalani puasa atau tapa brata berharap anaknya tidak lahir perempuan. Akhirnya, Ayu Kustiyah melahirkan Malikul Kusno. [...]

pakubuwono x2013-08-23T11:18:51+07:00

Banjaran Kakrasana

2013-08-23T11:18:22+07:00

Berikut adalah lakon “Banjaran Kakrasana” yang didalangi oleh Ki Purbo Asmoro.   Secara singkat riwayat Kakrasana alias Baladewa saya kutip dari WAPEDIA Dalam pewayangan Jawa, Baladewa adalah saudara Prabu Kresna. Prabu Baladewa yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra atau Maekah. Ia lahir kembar bersama adiknya, dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Subadra atau Dewi Lara Ireng, puteri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di [...]

Banjaran Kakrasana2013-08-23T11:18:22+07:00

Tari Tayub atau Tayuban

2013-08-23T10:02:45+07:00

Tayub merupakan salah satu kesenian Jawa yang mengandung unsur keindahan dan keserasian gerak. Tarian ini mirip dengan tari Jaipong dari Jawa Barat ataupun Gambyong dari Jawa Tengah. Unsur keindahan diiikuti dengan kemampuan penari dalam melakonkan tari yang dibawakan. Kesenian Tayub sudah tidak asing lagi di dunia seni pertunjukkan, kesenian tayub merupakan ciri khas dari daerah Jawa Tengah dan sekitarnya. Tari Tayub adalah seni Pertunjukan yang dianggap sebagai kesenian rakyat yang muncul pertama kali pada jaman kerajaan Singosari, namun seiring perjalanan seni pertunjukan tayub sering mengalami pasang surut sesuai dengan zaman. Kesenian Tayub pada saat sekarang juga masih banyak dijumpai di acara – [...]

Tari Tayub atau Tayuban2013-08-23T10:02:45+07:00
Go to Top