Dalam tradisi penikahan adat Jawa ada yang disebut dengan prosesi Cucuk Lampah, dimana prosesi simbolik ini berlangsung pada saat Pengantin berjalan menuju tempat resepsi perkawinan. Prosesi ini cukup langka dan sudah jarang dilakukan oleh banyak pengantin, tetapi prosesi ini pada saat Pernikahan Agung Yogyakarta menjadi salah satu bagian penting dalam proses pernikahan GKR Bendara dengan KPH Yudaningrat di Keraton.
Prosesi Cucuk Lampah atau pembuka jalan ini dimaksudkan sebagai prosesi penolak bala untuk mengusir semua gangguan dalam wujud apa pun, terutama roh jahat dan hawa buruk yang dapat mengganggu jalannya pahargyan (resepsi). Prosesi ini dilakukan di sepanjang jalur yang akan dilalui oleh pengantin, Selain itu, penampilan dalam tarian beksan edan-edanan (tarian edan-edanan) yang unik ini pun menjadi salah satu hiburan bagi para tamu undangan.

Koleksi Foto : Poetrafoto Photography
Sumber: http://semarangwedding.com/Pernikahan-Adat-Jawa-Cucuk-Lampah

