Dalam rangka melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa mengadakan kegiatan pengabdian pada masysrakat di SMPN 2 Surakarta. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada tanggal 1 Juli 2021. Acara yang dilakukan adalah sarasehan dilanjutkan dengan pelatihan yang dilakukan oleh tim P2M Pendidikan Bahasa Jawa. Pelaksanaan pengabdian dana hibah PNBP 2020 terbagi menjadi tiga subkegiatan yaitu (1) ekspositori (penjelasan), (2) diskusi kelompok, dan (3) penugasan. Ketiga subkegiatan tersebut dijabarkan sebagai berikut.

  1. Ekspositori

Pengabdian dengan judul “Pelatihan Berbahasa Jawa yang Baik dan Benar di Media Sosial dan Dalam Kehidupan Sehari-hari sebagai Salah Satu Cara Meningkatkan Tata Krama dan Budi Pekerti di Kalangan Generasi Muda pada Siswa SMP Surakarta” pertama-tama dibuka oleh ketua tim pengabdian UNS yaitu Budi Waluyo, S.S.,M.Pd. Beliau memaparkan terkait tujuan dilaksanakan pengabdian dari tim P2M UNS.

Acara pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2021 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Peserta terdiri dari siswa di SMPN 2 Surakarta. Setelah acara pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dua pemateri yaitu Tya Resta Fitriana, S.Pd.,M.Pd. dan Prima Veronika, S.Pd.,M.Pd.  Unggah-ungguh bahasa Jawa adalah variasi-variasi bahasa yang perbedaan antara satu dan lainnya ditentukan oleh perbedaan sikap santun yang ada pada diri pembicara (O1) terhadap mitra bicara (O2). Variasi tersebut berwujud perbedaan-perbedaan kata akan tetapi artinya sama. Misal: rambut-rikma, mangan-nedha-dhahar, turu-tilem-sare, dan lain sebagainya. Agar lebih menghayati kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh program studi Pendidikan Bahasa Jawa, maka uraian hasil yang dicapai akan disajikan menggunakan bahasa Jawa dan juga bahasa Indonesia.

Selain itu juga disampaikan terkait bagaimana etika dalam menghubungi bapak/ibu guru melalui WA. Karena seperti yang kita ketahui, masa pandemi memang menuntut kita lebih banyak aktivitas di rumah dan menghindari aktivitas yang melibatkan orang banyak. Sehingga penggunaan media sosial sangat berperan. Tetapi sering kali siswa lupa jika dalam berkomunikasi dengan media sosial juga ada tatacara dan sopan santunya. Oleh karena itu materi berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Jawa di media sosial khususnya WA juga ditonjolkan. Materi ini mendapat respon yang baik dari guru dan siswa terbukti dengan banyaknya hal yang didiskusikan dan ditanyakan oleh siswa dan guru. Hal ini bisa dilihat dalam foto pelaksanaan pengabdian di bawah ini.

Gambar 1

Pelaksanaan Pengabdian

  • Diskusi Kelompok

Setelah memaparkan materi, peserta dibentuk dalam kelompok-kelompok untuk mendiskusikan terkait dengan materi khususnya terkait dengan unggah-ungguh. Materi  yang disampaikan adalah terkait unggah-ungguh. Unggah-ungguh bahasa Jawa adalah variasi-variasi bahasa yang perbedaan antara satu dan lainnya ditentukan oleh perbedaan sikap santun yang ada pada diri pembicara (O1) terhadap mitra bicara (O2). Variasi tersebut berwujud perbedaan-perbedaan kata akan tetapi artinya sama. Misal: rambut-rikma, mangan-nedha-dhahar, turu-tilem-sare, dan lain sebagainya. Agar lebih menghayati kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh program studi Pendidikan Bahasa Jawa, maka uraian hasil yang dicapai akan disajikan menggunakan bahasa Jawa dan juga bahasa Indonesia.

Kegiatan pengabdian yang dilakukan bertujuan agar kalangan muda semakin paham pentingnya menerapkan tata krama dalam pergaulan sehari-hari. Walaupun di masa pandemi seperti ini, aktivitas lebih banyak menggunakan bantuan handpone maupun media sosial untuk berinteraksi satu dengan yang lain. Pemuda di kalangan SMP pun antusias mengikuti kegiatan ini. Terbukti mereka aktif melakukan kegiatan tanya jawab dan diskusi. Tim P2M melaksanakan kegiatan pelatihan ini dalam 1 termin kegiatan, semoga setelah ini ada rnagkaian kegiatan lainnya yang dapat membekali kalangan muda khususnya bab tata krama dan budi pekerti.

By Published On: Desember 1st, 2021Categories: Lain0 Comments

Leave A Comment